Your Trusted 24 Hours Brook Service Provider !
Manfaat Memakan Buah dengan Kulitnya

Manfaat Memakan Buah dengan Kulitnya

58makan-buah-dengan-kulitApakah Anda suka memakan buah tanpa mengupas kulitnya? Atau untuk beberapa jenis buah yang kulitnya tidak bisa dimakan, apakah Anda memanfaatkan kulitnya? Jika ya, maka Anda mendapatkan sejumlah manfaat yang terkandung di sana. Kulit yang melindungi buah tersebut mengandung berbagai nutrisi seperti serat makanan dan nutrisi lainnya yang menyehatkan tubuh.Kulit dari buah ada berbagai jenis, ada yang menyatu dengan daging seperti pada beri-berian, apel, atau pir, atau juga ada yang dapat dilepas seperti jeruk, pisang, dan lain-lain dengan berbagai ketebalan yang berbeda-beda. Rasanya pun berbeda-beda, ada yang netral seperti pada apel dan anggur, atau pahit dan tidak dapat dimakan seperti pada pepaya. Bagi buah-buah tertentu, justru kulitnya lebih enak dimakan daripada dagingnya sendiri seperti pada buah jambu batu.Kebanyakan kulit buah dibuang sebelum dimakan, padahal kulit buah mengandung berbagai nutrisi penting seperti pada blueberry, anggur, jambu batu mengandung antioksidan seperti anthocyanin, pigmen, tanin, katekin dan lain-lain. Buah-buah berwarna biru atau ungu mengandung glikosid anthocyanidin, kuning mengandung xanthin, karoten, dan lutein dan kebanyakan terkandung pada bagian luar kulit buah. Selain itu, kulit buah juga sumber yang kaya akan serat-serat yang dapat menghindarkan dari sembelit, membuang racun dari makanan, melindungi dari kanker usus dan menurunkan kalori LDL. Kulit buah juga rendah kalori, gula, dan lemak serta bebas kolesterol.Sebagai sumber nutrisi, untuk beberapa jenis buah, kulitnya bahkan menyimpan lebih banyak mineral dan vitamin dibandingkan buahnya sendiri seperti buah jambu, dan kategori buah jeruk. Jeruk misalnya mengandung 100 gram vitamin C per 100 gram. Selain itu kulit juga mengandung vitamin A, B-complex, dan mineral seperti kalsium, selenium, mangan, zinc, dan lain-lain.Baru-baru ini, peneliti melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa senyawa dalam kulit markisa yang memiliki efek bronkodilator atau memperlebar bagian bronchi dan dapat meredakan bronkospasme pada penderita asma. Watson RR dkk di Universitas Tucson, Arizona, Amerika Serikat menyarankan bahwa konsumsi ekstrak kulit markisa mampu meredakan batuk dan suara dan memperbaiki nafas yang tersengal-sengal akibat asma.Mengonsumsi kulit buah tidak susah, dan beberapa hal yang harus diperhatikan adalah mencucinya terlebih dahulu karena kulit buah adalah bagian yang paling sering terpapar semprotan insektisida, kecuali buah-buahan organik. Setelah dicuci, masukkan buah di dalam air garam selama setengah jam dan bilas lagi di air dingin lalu keringkan.Kulit buah yang dapat dikonsumsi secara langsung dapat Anda makan dengan dagingnya, namun yang tidak bisa seperti jeruk, kulitnya bisa dibuat permen, atau penambah rasa, kulit lemon bisa dijadikan acar, kulit buah-buahan sitrus atau mangga bisa dijadikan bubuk dan dijadikan pelengkap makanan.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *