Ibu, Membangun Bangsa Dari Nutrisinya Perjuangan Kartini

 In Fun Fact

Membela hak wanita untuk mendapatkan pendidikan, adalah sebuah epik kepahlawanan yang menjadi modal besar perjalanan bangsa. Karena wanita yang terdidik dan berilmu pengetahuan akan melapangkan jalan bagi generasi mendatang, membangun bangsa berperadaban dan berkebudayaan membangun masa depan gemilang.

Dengan apa dan oleh siapa bangsa ini dibangun, maka tercata bahwa wanitalah yang mengandung, mengurus dan membesarkan generasi penerus. Wanitalah yang tak bisa menghindari kenyataan berperan sebagai sekolah kehidupan. Anak belajar dari perbuatan dan kebiasaan lebih banyak dari petuah dan tutur kata, maka kebiasaan yang seorang ibu lakukan tertanam sebagai nilai yang terwariskan. Jika kebiasaan yang dibangun adalah kebiasaan berdasarkan pengetahuan dan wawasan, maka generasi penerus akan tumbuh hebatkan masa depan.

Terkait dengan nutrisi, sejauh apa pengetahuan kita tentang nilai nutrisi yang biasa disajikan. Dengan pengetahuan yang terbatas, mungkin hanya asal kenyang, asal enak dan asal habis dimakan adalah tujuan. Memimnjam semangat Ibu Kartini tentang pendidikan yang menjadi hak dasar semua manusia, maka dengan pengetahuan yang memadai akan tersajilah di setiap kebiasaan, makanan yang bukan hanya enak, lezat tapi juga kaya dan mampu menyeimbangkan kebutuhan nutrisi. Karena dari nutrisi yang baik lahirlah generasi yang lebih baik.

Buah, sudah selayaknya mendapat tempat dalam kebiasaan “sekolah kehidupan” hanya buahlah sumber nutrisi yang tak harus diproses dan tak berkurang nutrisinya karena proses tersebut. Sajian buah segar tiap hari, adalah kebiasaan yang menjadi tabungan meneruskan cita-cita kartini melahirkan generasi dan bangsa unggul. Pelajari tiap Buah, “didiklah” tubuh diri dan generasi penerus untuk menyerap nutrisi dalam keadaan segar.

Recent Posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.