Awali Berbuka Dengan Buah

 In Fruitaholic, Health & Beauty Info

Di bulan puasa ini, apa menu takjil favorit Fruitaholic?

Ketika membicarakan takjil, di Indonesia ini menu takjil bisa dibilang banyak banget macamnya. Coba susuri dari kota ke kota, hampir masing-masingnya memiliki makanan khasnya sendiri. Ada yang berbentuk kue-kue manis, ada pula makanan takjil yang gurih rasanya. Hampir semua takjil di Indonesia adalah makanan olahan, yang artinya dicampur dengan aneka bahan dan dimasak sedemikian rupa sehingga mengurangi nilai gizinya. Belum lagi jika ditambahkan gula atau digoreng, menjadikan makanan tersebut alih-alih sehat justru berbahaya jika dikonsumsi setelah seharian berpuasa.

Trus, bagaimana dong? Puasa seharian yang seharusnya menjadi detoks tubuh untuk mengeluarkan racun, bisa jadi mubazir dan percuma gara-gara konsumsi takjil yang berantakan lho, Fruitaholic!

Setelah seharian berpuasa, tubuh akan kehilangan energi dan konsumsi takjil yang tinggi gula akan mengembalikan energi dari glukosa dengan lebih cepat. Nah, di sinilah godaan sesungguhnya. Selain kolak pisang, ada pula kue-kue jajanan pasar yang sungguh menggoda. Padahal, kolak pisang selain sudha mengandung lemak dari santan, seringkali buah yang sudah diolah akan berkurang kandungan gizinya. Bagaimana dengan es buah? Meski tak dimasak, tapi sama saja. Menambahkan susu atau sirup sebagai pemanis buatan akan membuat minuman tersebut meski bergizi karena buah, tapi juga berisiko gula tinggi.

Lalu, bagaimana dong? Kalau di keluarga saya, berbuka puasa seringkali dengan jus buah. Iya, jus buah! Apakah buah aman untuk langsung dikonsumsi dengan perut kosong? Setahu saya memang demikian. Nutrisi buah akan terserap lebih cepat jika perut kita dalam keadaan kosong. Lalu, kenapa sih harus dijus? Sebenarnya tidak harus. Tapi jus membuat tekstur buah lebih lembut sehingga memudahkan pencernaan kita untuk mengolah makanan, setelah seharian dibiarkan kosong. Buah yang dijus juga akan membuat gulanya lebih terurai, sehingga mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi seketika.

Apakah ada buah-buah tertentu yang sebaiknya dikonsumsi ketika berbuka? Di keluarga sih tidak ada pantangan, tapi memang tergantung dengan apa yang mudah di dapat. Saya sendiri memiliki pendapat, apapun buah yang dikonsumsi pastilah mengandung nilai gizi yang tinggi dan bermanfaat untuk tubuh.

Berikut beberapa buah yang menjadi andalan saya ketika berbuka :

  • Pepaya. Buah yang tak mengenal musim ini relatif mudah untuk didapatkan. Dengan rasa yang manis, buah ini mengandung betakaroten yang tinggi, bagus untuk menangkal radikal bebas. Teksturnya yang lunak juga membuat buah ini nikmat disajikan sebagai buah potong ataupun di jus dengan campuran buah lainnya. Ingin membuat pepaya lebih segar disajikan? Ada beberapa tips, antara lain pilih pepaya Sunpride yang pasti sudah terjamin kualitasnya. Pepaya Sunpride yang dipetik matang pohon akan membuat rasanya lebih manis. Kupas dan potong pepaya, lalu beri perasan jeruk nipis di atasnya. Ingin dibuat jus? Campur pepaya dengan jeruk (bisa jeruk baby Sunpride) agar lebih segar.
  • Blewah. Blewah yang kaya akan kandungan air ini cepat mengembalikan dehidrasi di tubuh akibat lebih dari 12 jam tidak mengkonsumsi air. Buah juga tinggi gula buah atau sukrosa dan fruktosa sehingga cepat mengembalikan kebutuhan tubuh akan gula. Satu lagi yang istimewa, blewah juga tinggi kalium sehingga bisa mengendalikan tekanan darah tinggi dan stroke.
  • Pir. Buah yang kaya vitamin C ini membantu menangkal penyakit ketika musim puasa tiba. Vitamin C akan memacu sel darah putih melawan infeksi dan memasimalkan kerja vitamin E. Untuk Anda yang rutin beraktivitas dan terpapar oleh polusi, maka vitamin E dan vitamin C sangat penting untuk tubuh.
  • Mangga. Beruntungnya puasa kali ini adalah bersamaan dengan musim mangga, sehingga Mangga Sunpride pun lebih mudah diperoleh. Buah mangga selain mengandung gula sederhana (sukrosa, glukosa, fruktosa) juga mengandung karbohidrat , dan juga protein dan lemak buah. Sehingga buah ini bisa menjadi pilihan tepat untuk berbuka, sudah mengandung gizi yang seimbang. Mangga bisa disantap langsung dengan dipotong atau dibuat jus. Untuk jus mangga, sebaiknya tidak menambahkan buah lainnya karena dominasi rasa mangga akan membuat buah lain kehilangan rasanya.

Masih banyak buah yang bagus untuk dijadikan hidangan berbuka. Hanya perlu memilah, manakah yang sekiranya tinggi serat dan sensitif untuk pencernaan. Jus membuat serat di buah terurai sehingga lebih aman untuk dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Tapi jika Anda tak memilih masalah dengan pencernaan, maka buah potong adalah solusi untuk berbuka dengan yang manis sekaligus sehat. Yuk dicoba, Fruitaholic!

Recent Posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.