(Berita Daerah – Jakarta), Produsen buah lokal, Sunpride, menghadirkan inovasi produk untuk meningkatkan konsumsi masyarakat.

“Sunpride menghadirkan lebih dari 20 ragam buah seperti pisang cavendish, bahkan masyarakat mengira produk kami adalah impor padahal 80 persen produk ditanam di Indonesia,” kata Chief Exec

utive Officer sementara Sunpride, Martin M. Widjaja di Jakarta, Rabu malam.
Sejumlah produk inovasi Sunpride antara lain pisang cavendish yaitu pisang yang bebas lemak, kolesterol, sodium dan mengandung vitamin B6 dan potasium untuk mengurangi kram otot setelah berolahraga, golden melon, honey melon, apel fuji, pear singo, nanas honi dan crystal guava.

“Produk-produk tersebut berasal dari perkebunan yang kami kelola sendiri di Medan, Lampung dan pulau Jawa, h

asil dari pembinaan sekitar 500 petani buah lokal serta impor,” ungkap Martin.
Jenis buah yang masih diimpor oleh Sunpride adalah kiwi dari Selandia Baru, pir dari Belgia dan apel dari Chin

a.
Martin mengaku bahwa Sunpride menjaga standar mutu setiap jenis buah dengan menyeleksi ketat aspek kebersihan, bentuk, kesegaran dan rasa serta melakukan uji ke laboratorium berstandar internasional untuk sertifikasi.

“Sunpride memberikan penyuluhan dan berbagi teknologi untuk memanam varietas unggul yang tahan hama dan daya simpan lebih lama, kami juga menambah gudang pendingin di 600 titik distribusi agar buah-buah tetap segar saat tiba di tujuan,” tambah Martin.

Terkait kemasan, Sunpride menggunakan plastik pembungkus khusus yang dapat memperpanjang daya simpan buah dan melindungi buah dari benturan.

“Inovasi terbaru kami adalah produk ‘crystal guava’ yaitu jambu biji renyah yang hampir tidak berbiji serta mengandung vitamin C tertinggi di dunia,” jelas Martin.

Inovasi produk lain adal

ah pisang cavendish tunggal siap konsumsi dengan kemasan “single but available”.

Penjualan pisang cavendish sendiri menyumbangkan 40 persen dari total penjualan seluruh produk, dengan pasar yang masih 60 persen ada di wilayah Jabodetabek
.